110 Anak Jadi Korban Rekrutmen Terorisme dari Medsos hingga Gim Online

Puti Aini Yasmin
Karopenmas Polri Trunoyudo Wisnu menjelaskan sebanyak 110 anak menjadi korban rekrutmen terorisme pada Selasa (18/11/2025). (Foto: screenshot)

"Setahun ini ditemukan tiga perkara yang menggunakan modus rekrutmen anak yang memanfaatkan ruang digital, seperti medsos, game online, perpesanan instan dan situs tertutup," ungkapnya.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa penangkapan tersangka terbaru dilakukan pada Senin (17/11/2025) kemarin. Tercatat, ada dua orang yang ditangkap dengan peran sebagai perekrut dan pengendali kelompok.

"Penindakan terbaru dilakukan, 17 November 2025 dengan menangkap dua tersangka dewasa yang berperan sebagai perekrut dan pengendali kelompok di mana kelompok satu di Sumatera Barat, dan satu lagi di wilayah Jawa Tengah," kata Trunoyudo.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Ahli Hukum: Putusan MK Tak Larang Polisi Aktif Duduki Jabatan di Luar Struktur

Nasional
12 jam lalu

Kapolri Bareng Titiek Soeharto Panen Raya Jagung di Bekasi, Kawal Program Prabowo

Nasional
15 jam lalu

Ciri-Ciri Anak Terpapar Radikalisme Versi Densus 88, Apa saja?

Nasional
2 hari lalu

Istana Minta Polri Usut Tuntas Teror terhadap Influencer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal