13 Gempa Besar Magnitudo 7 atau Lebih Guncang Dunia Sepanjang 2026, 2 Kali di RI

Binti Mufarida
Sebaran 13 gempa besar bermagnitudo 7 atau lebih sepanjang 2026. (Foto: IABI)

Gempa besar juga tidak selalu bersumber dari kedalaman dangkal. Menurut Daryono, gempa dapat terjadi pada kedalaman dangkal, menengah, hingga dalam. Gempa berkedalaman menengah dan dalam umumnya berkaitan dengan deformasi lempeng yang menunjam ke dalam mantel bumi.

"Sementara itu, gempa dangkal cenderung menghasilkan guncangan lebih kuat di dekat sumbernya, terutama jika terjadi dekat kawasan permukiman," ujarnya.

Daryono menegaskan, banyaknya gempa besar dalam satu tahun bukan bukti bahwa Bumi sedang mengalami peningkatan aktivitas tektonik yang tidak normal. Jumlah gempa dapat berfluktuasi secara alamiah dari tahun ke tahun.

"Untuk memastikan adanya peningkatan aktivitas seismik secara signifikan diperlukan analisis statistik katalog gempa jangka panjang, bukan sekadar menghitung jumlah kejadian dalam satu tahun."

Dia juga mengingatkan gempa besar yang terjadi di berbagai negara tidak otomatis saling berkaitan. Setiap wilayah memiliki sistem tektonik dan kondisi akumulasi tegangan yang berbeda. Gempa yang terjadi dalam waktu berdekatan tidak cukup menjadi bukti adanya hubungan sebab-akibat.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa M7,1 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 hari lalu

Gempa M7 Tibet China Tewaskan 16 Orang, Xi Jinping Perintahkan Operasi SAR Besar-besaran

3 hari lalu

Breaking News: Gempa Magnitudo 7 Guncang Tibet China

5 hari lalu

Gempa M6,3 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal