JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan kedatangan dua maskapai penerbangan baru di 2026. Bisnis kedua maskapai itu saling berbeda, ada yang hanya melayani penerbangan haji dan umrah, maupun penerbangan internasional berjadwal.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyambut baik investasi di bisnis penerbangan. Sebab, Indonesia masih kekurangan armada pesawat untuk mengakomodasi permintaan yang terus tumbuh.
"Investasi penerbangan sangat terbuka, karena kita kan masih butuh banyak juga begitu. Siapa saja, yang mau buka silahkan saja," ujar Dudy di Tangerang, dikutip Minggu (4/12/2025).
Berikut dua maskapai baru yang siap mengudara di langit Indonesia:
Maskapai ini merupakan bagian dari perusahaan Manazil Al Mukhtara Company Holding yang bermarkas di Madinah, Arab Saudi. Perusahaan ini diketahui spesifik bergerak di bisnis layanan hotel, haji, dan umrah.