Selain menangani korban, TNI AD juga mengevaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan latihan, termasuk kondisi lapangan tembak, sistem pengamanan area, serta mekanisme mitigasi risiko.
Langkah tersebut dilakukan karena insiden peluru nyasar di Kampus UNP terjadi bertepatan dengan kegiatan latihan Batalion Infanteri (Yonif) TP 897/Singgalang. Sebagai bentuk kehati-hatian, penggunaan fasilitas lapangan tembak yang berkaitan dengan lokasi investigasi kini dihentikan sementara.
"Sebagai bentuk kehati-hatian, penggunaan fasilitas lapangan tembak yang terkait dengan lokasi investigasi telah dihentikan sementara sampai seluruh proses pemeriksaan dan evaluasi selesai dilakukan," ujar Brigjen Donny.