2020, BMKG Tambah Sensor Pendeteksi Gempa di Kalimantan Menjadi 40 Titik

Antara
Ilustrasi, proses pemantauan gempa. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah sensor pendeteksi gempa atau seismograf menjadi 40 titik di Pulau Kalimantan pada 2020. Saat ini seismograf terpasang baru 11 titik.

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Tiar Prasetya mengatakan, penambahan seismograf untuk merapatkan jaringan seismograf di seluruh wilayah Indonesia. Tujuannya agar peningkatkan kecepatan dan akurasi informasi gempa bumi yang disampaikan kepada masyarakat.

"Rencana tahun ini pemasangan di empat titik dan tahun depan ditambah di 29 titik di seluruh Kalimantan," ujar Tiar Prasetya di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Dia menambahkan, khusus untuk Kalimantan Timur (Kaltim) yang ditetapkan sebagai ibu kota baru Indonesia, BMKG menambah seismograf di tujuh titik pada 2020 untuk memperkuat tiga seismograf yang sudah terpasang dan satu seismograf yang dipasang pada 2019.

BMKG memonitor secara geologi dan tektonik sesar gempa di Kalimantan Timur masih sangat aktif, yaitu Sesar Maratua dan Sesar Mangkalihat di wilayah Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Batu Bara Mau Diubah jadi BBM, Pemerintah Siapkan Kalimantan dan Sumsel jadi Basis Produksi

6 hari lalu

Kepala BNPB Minta Maaf soal Pernyataan Kehidupan Masyarakat Kalimantan Normal di Tengah Karhutla

9 hari lalu

Asap Karhutla Bikin 254 Penerbangan di Kalimantan Batal dan Tertunda

13 hari lalu

Wakil PM Malaysia Temui Prabowo, Mau Kirim Pesawat-Heli Bantu Tangani Karhutla Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal