23 Orang Tewas akibat Tsunami di Banten dan Lampung, Ratusan Luka-luka

Maria Christina Malau
Ombak besar menghantam Pantai Anyer, Sabtu (22/12/2018) malam. (Foto: Twitter)

Tim BPBD masih terkendala melakukan evakuasi dari kawasan bibir pantai karena cuaca buruk. “Cuacanya tidak memungkinkan untuk evakuasi karena di sana hujan dan gelap. Tapi, kami sudah membuka posko di Carita di bawah koordinasi BPBD provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Lampung Selatan Ketut Sukerta sebelumnya menyebutkan, jumlah korban jiwa akibat gelombang tsunami yang menerjang perairan Selat Sunda termasuk di Provinsi Lampung bagian selatan hingga hingga Minggu (23/12/2018), pukul 03.54 WIB, mencapai enam orang. Sementara korban luka-luka sebanyak 93 orang.

“Korban yang meninggal dunia dan luka-luka sudah dievakuasi ke rumah sakit. Para korban umumnya dihantam gelombang tsunami dan terkena serpihan-serpihan bangunan. Korban-korban ini warga setempat yang tinggal di pesisir pantai,” kata Ketut yang dihubungi iNews.id, Minggu pagi.

Menurut Ketut, jumlah korban tersebut masih sementara. Diperkirakan jumlah korban jiwa dan luka-luka masih akan bertambah karena saat ini petugas masih terus melakukan pendataan dan proses evakuasi. “Ya, kami berharap tidak ada lagi korban jiwa, tapi kemungkinan masih ada. Besok baru bisa kami pastikan,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Jepang Geger! Gempa Dahsyat M7,1 Tewaskan Puluhan Orang Disebut Buatan Manusia

3 hari lalu

Gempa M6 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

11 hari lalu

Bertambah, Korban Tewas Gempa M7,1 Jepang Jadi 13 Orang

11 hari lalu

Gempa M6,8 Guncang Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal