25 Tahun Otonomi Daerah, Indeks Pembangunan Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Dita Angga
Ilustrasi Indeks Pembangunan Manusia Indonesia. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin membeberkan sejumlah capaian indikator pembangunan Indonesia pada momen peringatan Hari Otonomi Daerah ke-25. Dari indikator-indikator yang dipaparkan Ma'ruf, posisi Indonesia sering kali ada di bawah Malaysia

Misalnya saja pada laporan indeks demokrasi dunia yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit (EIU). Dimana indeks demokrasi diukur dengan lima indikator yaitu proses pemilu dan pluralisme, fungsi dan kinerja pemerintah, partisipasi politik, budaya politik, serta kebebasan sipil.

“Pada tahun 2019 dan 2020 Indonesia menduduki peringkat ke-64 dunia dengan skor 6,3. Posisi Indonesia di lingkungan Asia Tenggara berada di peringkat empat, di bawah Malaysia, Timor Leste, dan Filipina,” katanya, Senin (26/4/2021).

Kemudian dalam hal indeks pembangunan manusia yang dirilis UNDP, Ma'ruf mengatakan ada tiga indikator yang diukur yakni harapan hidup, pendidikan, dan perekonomian.

“Indonesia pada tahun 2020 berada pada peringkat 107 dengan skor 71,8 atau tumbuh sekitar 0,03% dibandingkan capaian tahun 2019. Posisi Indonesia masih dibawah Malaysia dan Thailand,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

4 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

5 hari lalu

Dapat Kiriman Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kasus Asma dan ISPA di Malaysia Melonjak

5 hari lalu

Asap Karhutla Ganggu Malaysia-Singapura, BNPB Minta Jangan Saling Menyalahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal