2.848 Rumah Rusak usai Gempa Bumi Malang, BMKG: Akibat Buruknya Struktur Bangunan

Riezky Maulana
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut ribuan rumah rusak usai gempa bumi Malang akibat buruknya struktur bangunan. (Foto: Setkab)

Lebih lanjut, Dwikorita mengatakan sebenarnya gempa bumi tidak membunuh atau melukai. Justru, kata dia, bangunanlah yang melukai bahkan membunuh manusia. Maka dari itu, rumah atau bangunan perlu dipersiapkan dan direncanakan agar kuat dan tahan gempa. 

"Potensi bahaya gempa bumi di Indonesia sangat besar, jadi harus diantisipasi dengan menerapkan building code dengan ketat dalam membangun struktur bangunan. Bangunan tahan gempa bumi wajib diberlakukan di daerah rawan gempa," tuturnya. 

Sementara itu, Dwikorita menuturkan hasil survei yang dilakukan BMKG akan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat sebagai bentuk peta mikrozonasi kerentanan gempa bumi. Peta itu juga selanjutnya menjadi dasar rekomendasi untuk rekonstruksi bangunan yang rusak atau roboh agar dibangun pada zona dan standar bangunan yang tepat.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
15 jam lalu

BMKG: Asap Karhutla Sudah Masuk Jakarta

22 jam lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

24 jam lalu

BMKG Catat 1.297 Titik Panas di Indonesia, Sumatera Terbanyak

1 hari lalu

BMKG Ungkap Baru 8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Hujan, Jawa hingga Bali Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal