3 Contoh Naskah Drama Singkat Berbagai Tema, Lengkap dengan Strukturnya

Ami Heppy S
Contoh Naskah Drama Singkat (Foto: Pexels)

(Dialog)

Malin : "Istriku, inilah tanah kelahiranku dulu." (Sambil menunjuk ke arah daratan dari atas perahu yang bersandar)
Putri : "Sungguh indah sekali tanah kelahiran kau ini, suamiku."
Mande : (Berlari tertatih-tatih) "Malin! Kau kah itu nak?" (Berteriak kegirangan)
Putri : "Siapakah wanita tua itu suamiku?"
Malin : (Menyembunyikan wajah terkejut ketika melihat ibunya berlari ke arah perahu) "Aku tidak tahu, istriku. Mungkin itu hanya pengemis yang ingin meminta sedikit sumbangan dari kita saja. Sudah jangan pedulikan lagi dia."
Mande : "Malin, ini ibumu nak. Sudah lupakah kau pada ibu yang telah mengandung dan membesarkan kau ini Malin?"
Malin : "Wahai wanita tua! Jangan sekali-kali kau berani mengaku sebagai ibuku. Enyahlah kau! Ibuku bukan wanita tua renta sepertimu, dan ibuku sudah lama meninggal. Pergi kau dari sini! Jangan sampai kau mengotori kapalku ini!"
(Berteriak emosi sambil menunjuk ke ibunya)
Mande : (Ia menangis menahan kesedihan) "Ya Tuhan, kenapa pula anakku berubah menjadi seperti ini? Apa salahku ini Tuhan? Jika memang ia bukan anakku, maka maafkanlah ia yang telah menghinaku ini. Namun jika ia benar anakku si Malin Kundang, maka hukumlah dia yang telah durhaka itu." 
(Sambil menengadahkan tangan memohon kepada Tuhan)

(Epilog)

Tiba-tiba terdengar suara gemuruh, petir datang menggelegar. Badai besar tiba-tiba datang dan kapal Malin Kundang terbalik.
Seketika kilat menyambar tubuh Malin dan istrinya. Anehnya, mereka berdua kemudian berubah menjadi batu.

Itulah kekuatan doa seorang ibu. Jangan sampai kita menjadi anak yang durhaka kepada kedua orang tua.

Contoh 2

Kamu Ingin jadi Apa?

(Prolog)

Pada suatu malam, Rissa, Inez, Jessy, dan Siska sedang menginap di rumah Inez. Mereka sedang membicarakan impian masa depannya sebagai para perempuan modern.

(Dialog)

Rissa : Menurut kalian, saat lulus kuliah nanti, sebaiknya bekerja sesuai dengan jurusan kuliah atau tidak?
Inez : Kalau menurutku harus! Karena kita kan sudah memilih jurusan itu sejak awal, tentu saja harus cari pekerjaan yang sesuai jurusan juga supaya ilmunya terpakai.
Jessy : Kalau menurutku yang penting ketemu dengan kerjaan apa saja dulu. Tidak perlu terlalu idealis kalau baru pertama kali kerja.
Rissa : Kalau kamu gimana, Sis?
Siska : Kalau aku sih yang penting gajinya jangan terlalu kecil! (tertawa)
Inez : Kalau kamu sendiri gimana, Ris?
Rissa : Kalau aku pasca lulus nanti nggak mau kerja di perusahaan orang! Aku mau bikin lapangan pekerjaan sendiri! (wajah antusias)
Inez : Bukannya sebaiknya cari pengalaman dulu di tempat kerja baru bisa membuat perusahaan sendiri?
Siska : Iya! Kalau kamu belum ada pengalaman, mau buat perusahaan seperti apa? Kan, tidak ada contohnya.
Jessy : Ah, sudahlah saat ini tidak usah didebatkan secara detail. Kita kan masih SMA! (menengadah ke atas, bersikap santai)
Rissa : (tertawa) Yang penting saat ini kita sudah tahu cita-cita kita apa. Itu yang terpenting!
Inez dan Siska : Siap!

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Contoh Cerpen Bahasa Inggris, Bisa Jadi Latihan Story Telling

57 tahun lalu

25 Contoh Naskah Drama Singkat, Bisa Jadi Referensi Menulis

57 tahun lalu

Contoh Cerpen tentang Kehidupan Sehari-hari di Rumah: Momen Berharga Tak Terlupakan

57 tahun lalu

Contoh Cerpen Kasih Sayang yang Penuh Haru dan Menginspirasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal