Karena itu, program KKN tidak hanya diarahkan pada kegiatan akademik, tetapi juga diharapkan membantu kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah tersebut.
Salah satu perguruan tinggi yang terlibat adalah MNC University. Kampus tersebut mengirimkan lima mahasiswa dan seorang dosen pendamping lapangan untuk menjalankan program di Salareh Aia dan Salareh Aia Timur.
Dosen Pendamping Lapangan KKN Tematik 2026 MNC University, Topan Dewa Gugat, mengatakan timnya mendapat tugas membuat video profil desa yang mengangkat potensi ekonomi kreatif masyarakat.
"Kami di MNC University ada lima mahasiswa, tiga perempuan dan dua laki-laki dan satu orang dosen pendamping lapangan yaitu saya sendiri," ujarnya.
Mahasiswa kemudian mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari lokasi wisata hingga produk makanan tradisional yang dimiliki masyarakat setempat.