Keesokan harinya Arman kembali ke bersekolah. Namun, pada hari itu tidak ada yang mengingatkannya bahwa akan ada ulangan harian. Arman pun mendapat nilai yang jelek dan semakin diejek oleh teman-temannya.
Sejak saat itu, Arman memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya karena tak tahan dengan ejekan teman-temannya. Setelah beberapa hari Arman tidak masuk sekolah, datang Ibu guru yang baik hati, Ibu Mela datang ke rumah Arman.
Dengan kata-kata yang halus dan bijaksana, Ibu Mela berhasil meluluhkan hati Arman yang sudah bulat untuk tidak melanjutkan sekolahnya. Namun, seketika itu Arman berubah pikiran, dia bertekad untuk rajin belajar dan tidak memperdulikan ejekan dari teman-temannya.
Usahanya pun tak sia-sia. Berkat dirinya yang lebih rajin belajar, Arman berhasil mendapatkan peringkat satu di kelasnya. Meski masih banyak teman-teman yang mengejeknya, Arman tidak menghiraukan dan dirinya tetap fokus belajar untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
Arman bersyukur pada Tuhan yang Maha Esa, di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, semua dapat tercapai jika kita mau berusaha dan terus berdoa. Terimakasih Tuhan.