5 Berita Populer: Prabowo Bantah jadi Presiden Boneka hingga Profil Gatot Nurmantyo

Tika Vidya Utami
Presiden Prabowo Subianto bantah jadi presiden boneka (Foto: Sekretariat Presiden/YouTube)

JAKARTA, iNews.id – Prabowo membantah pernyataan yang menyebutnya Presiden Boneka. Informasi itu salah satu menjadi berita populer di iNews.id, Senin (5/5/2025).

Prabowo mengutarakan dia seolah dikendalikan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Hal tersebut diungkapkannya ketika memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5/2025).

Selain itu,  berita populer lainnya adalah profil Gatot Nurmantyo. Berikut rangkuman berita populer, Selasa (6/5/2025):

Berita Populer iNews.id

  • 1. Prabowo: Saya Dibilang Presiden Boneka, Seolah Pak Jokowi Tiap Malam Telepon

Presiden Prabowo Subianto mengungkit dirinya yang dicap sebagai presiden boneka oleh sejumlah pihak. Prabowo mengatakan dia seolah dikendalikan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut diungkapkannya ketika memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5/2025). Prabowo mengatakan isu tersebut tidak benar.

"Saya dibilang presiden boneka, saya dikendalikan oleh Pak Jokowi, seolah Pak Jokowi tiap malam telepon saya," ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, dia memang selalu berkomunikasi dengan presiden terdahulu untuk berkonsultasi. Konsultasi tersebut tidak hanya dilakukan dengan Jokowi saja, tetapi dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

  • 2. Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI Kelahiran Tegal yang Dihina Hercules

Profil Jenderal (Pur) TNI Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI yang dihina Ketua Umum Grib Jaya Hercules diulas pada artikel ini. Gatot Nurmantyo lahir di Tegal, Jawa Tengah, 13 Maret 1960.

Nama yang disematkan oleh sang ayah terinspirasi dari pahlawan kemerdekaan Gatot Subroto. Setelah lulus sekolah menengah, Gatot melanjutkan ke sekolah militer pada 1982.

Dia memulai kariernya di pasukan Kostrad. Pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gatot diangkat menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat ke-30. Pada 2015, di kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Gatot  dilantik menjadi Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-16 menggantikan Jenderal TNI Moeldoko.

  • 3. Mutasi Letjen Kunto Arief Dibatalkan, Ini Kata Jenderal Purn Dudung Abdurachman

Penasihat Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman angkat bicara tentang pembatalan mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo dari jabatan Pangkogabwilhan I. Menurut Dudung, pembatalan tidak terkait dukungan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno atas pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Diketahui, Letjen Kunto Arief adalah anak dari Try Sutrisno. Dudung mengatakan, pembatalan mutasi pernah terjadi di zaman Panglima TNI era Jenderal Gatot Nurmantyo hingga Marsekal Hadi Tjahjanto.

Letjen Kunto Arief Wibowo diputuskan tetap menjabat sebagai Pangkogabwilhan I. Mutasinya sebagai Staf Khusus KSAD dibatalkan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Prabowo Lepas Kepulangan Presiden Belarus di Halim, Acungkan Jempol

57 tahun lalu

Lukashenko: Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara

57 tahun lalu

Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Strategis RI-Belarus, Fokus Pangan hingga Industri

57 tahun lalu

Prabowo Bakal Bertolak ke Belarus, Balas Kunjungan Presiden Lukashenko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal