"Program tersebut akan dilakukan di beberapa provinsi Indonesia dengan total investasi sebesar 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp100 triliun," ujar dia.
Terakhir, kata Teddy, Kepala Negara dan Rosan turut membahas perkembangan project Waste to Energy yang berfokus pada penertiban dan pengelolaan sampah.
"Sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi," ucap Teddy.