5 Tradisi Bulan Syawal di Indonesia, Ada Lebaran Bareng Monyet dan Sembelih Sapi Bersama

Komaruddin Bagja
Tradisi bulan Syawal di  Indonesia, Grebeg Syawal (Foto: Antara)

Warga akan membawa gunungan yang berisi sego kethek, buah-buahan, hasil bumi, lepet, dan ketupat dari kampung Kandri ke Goa Kreo. Selain itu, replika kayu jati tiang Masjid Demak juga akan diarak dalam acara ini. Acara ini akan dimeriahkan oleh ratusan penari dan pemusik tradisional.

Gunungan hasil bumi akan diberikan kepada kera ekor panjang yang tinggal di Goa Kreo, sementara sisa-sisa akan dibagikan kepada peserta upacara. Hal ini menjadi daya tarik utama dari acara ini.

4.Tradisi Grebeg Syawal

Tradisi Grebeg Syawal merupakan acara puncak perayaan Idul Fitri di Indonesia. Acara ini diadakan sebagai wujud rasa syukur atas rezeki dari Allah SWT dan kebahagiaan umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di Ramadan.

Pada acara tersebut, ratusan abdi dalem Keraton Kasunan Surakarta akan membawa dua gunungan menuju Masjid Agung Surakarta. Gunungan tersebut kemudian akan didoakan oleh para sesepuh kraton sebelum diperebutkan oleh para warga. Tradisi Grebeg Syawal di Solo diadakan pada hari kedua setelah Idul Fitri.

5. Njimbungan-Klaten

Tradisi Njimbungan adalah sebuah ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Ritual ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen dan juga sebagai upaya untuk menjaga keberkahan dan kesejahteraan di desa.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Artis Menikah di Bulan Syawal, Nomor 4 Dapat Hadiah Mobil Mewah dari Suami

57 tahun lalu

7 Keutamaan Bulan Syawal, Nomor 3 Waktu yang Tepat Melepas Status Jomblo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal