5 WNI Kembali Disandera Abu Sayyaf, Mahfud MD Cari Solusi Jangka Panjang

Okezone
Antara
Menko Polhukam Mahfud MD usai menghadiri acara Seminar Nasional BPIP di Jakarta, Minggu (22/12/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

"Kita sedang akan membicarakan itu dalam waktu dekat, tetapi pengintaian terus dilakukan sebagai kegiatan rutin dari aparat kita," ujarnya.

Kementerian Luar Negeri, Mahfud menuturkan, juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Malaysia dan Filipina. "Tetapi, kita sebenarnya sedang berpikir penyelesaian yang jangka panjang, bukan kasus per kasus begitu," katanya.

Jika operasi tersebut bisa berjalan lancar, Mahfud berharap penyergapan pada kelompok Abu Sayyaf bisa dilakukan. "Mungkin ada operasi bersama, mungkin patroli bersama, ada penyergapan bersama bisa macam-macam lah itu," ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan, penculikan WNI yang bekerja di Negeri Sabah Malaysia di perairan Tambisan, Tungku Lahad Datu, Sabah, Malaysia, kembali terjadi. Dari delapan kru kapal semuanya WNI, lima orang diculik dan tiga lainnya dibebaskan bersama kapalnya.

Informasi yang diperoleh melalui siaran tertulis aparat kepolisian Tambisan, Sabtu, 18 Januari 2020 menyebutkan lokasi penculikan tidak jauh dari kasus yang menimpa Muhammad Farhan (27) Cs pada 23 September 2019 tepatnya di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu.

Kelima WNI itu kapten kapal pukat Arsyad Dahlan (41), La Baa (32), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Semuanya orang Indonesia yang bekerja di perusahaan perikanan berbasis di Sandakan, Sabah.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
7 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

23 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

24 hari lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

24 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal