6 Juta Bulk Vaksin Sinovac Tiba, Menkes: Alhamdulillah, Masih Cukup Lancar Masuk Indonesia

Binti Mufarida
Ilustrasi vaksin. (Foto: Ist)

BGS mengatakan untuk bisa memvaksinasi 181,5 juta jiwa membutuhkan sebanyak 313 juta dosis vaksin. “Nah, dari 181,5 juta kita butuh sekitar 313 juta dosis vaksin. Kita kasih cadangan 15%. Jadi kita memang merencanakan untuk mengorder 426 juta,” katanya.

“Dari 426 juta dosis ini kita bagi menjadi 4. Dari Sinovac China, Astrazeneca dari London, kemudian Novavax itu perusahaan Amerika-Kanada, dan Bio Emtec Pfizer itu Start Up di Jerman yang kemudian didukung oleh Pfizer,” kata BGS.

Lalu, BGS pun menjelaskan kenapa hanya memiliki empat vaksin untuk digunakan di Indonesia. “Kenapa empat? Ya maksudnya supaya kalau terjadi masalah dengan satu, yang lainnya masih bisa kita terima. Dan itu yang kejadian sekarang juga," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Kemenkes Siapkan Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir, Mudik Lebaran Aman!

Nasional
3 hari lalu

Pernyataan Lengkap Menkes Budi soal Harga Obat RI Super Mahal, hingga Dugaan Korupsi!

Health
3 hari lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Nasional
3 hari lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal