73,8 Persen Wilayah Indonesia Alami Kemarau, Waspada Karhutla

Binti Mufarida
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur (dok. BNPB)

Pada periode 3 hingga 6 Agustus 2026, masih teramati hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem di sebagian wilayah Indonesia, antara lain Sumatera Barat (298 mm/hari), Sumatera Utara (113 mm/hari), Papua (80 mm/hari), Jawa Barat (71 mm/hari) dan Kalimantan Utara (59 mm/hari).

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Ekuatorial Rossby yang melintasi sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan dan Jawa bagian barat, serta aktivitas MJO yang secara spasial terpantau berada di sebagian wilayah utara Papua.

Selain itu, keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Samudra Hindia barat Sumatera Barat hingga Bengkulu sehingga meningkatkan suplai uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya.

“Kombinasi berbagai faktor atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan masih cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia, meskipun sebagian besar wilayahnya telah memasuki musim kemarau,” kata BMKG.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

RI-Korsel Bangun Pusat Pengendalian Karhutla, Menhut: Asap Kebakaran Bisa sampai Luar Negeri

2 hari lalu

Kebakaran Savana Bromo Meluas Hingga 125 Hektar, Petugas Terkendala Medan Terjal dan Angin Kencang

3 hari lalu

Kawasan Gunung Bromo Terbakar hingga 60 Hektare, Jalur Wisata Ditutup Sementara

4 hari lalu

Pramono Bakal Modifikasi Cuaca di Jakarta Tiap Pekan, Antisipasi Dampak El Nino

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal