Menurutnya, dalam situasi global seperti saat ini, persatuan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi tersebut.
"Stabilitas jangan dipersepsikan semata soal politik dan keamanan semata. Kita bisa bayangkan, jika situasi ekonomi tidak stabil, harga-harga kebutuhan tidak terkendali, maka banyak pabrik bisa tutup dan terjadi PHK yang merugikan buruh. Pelaku UMKM juga tidak bisa berdagang karena harga bahan bakunya tidak terjangkau," kata Haris.
Haris menegaskan, saat ini Indonesia membutuhkan persatuan dan kerja sama, bukan untuk mempertahankan kekuasaan, melainkan demi menjaga keselamatan bangsa dari potensi krisis ekonomi dan politik akibat situasi global.
Dia juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk ASN, TNI, dan Polri, agar tidak menyalahgunakan niat baik Presiden Prabowo. Haris menegaskan pihaknya akan terus mengawal jalannya pemerintahan.
"Kami selaku relawan dan pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, akan bertanggung jawab mengawal, memperkuat dan memastikan agar program-program prioritas Presiden Prabowo dapat dilaksanakan dengan tata kelola yang baik yang dapat mencegah kebocoran yang sedang diberantas oleh Presiden Prabowo. Karena itu, kami apresiasi koreksi dukungan dari berbagai pihak agar program tersebut berjalan dan memberi manfaat maksimal kepada rakyat," katanya.