Ahli KPU Klaim Selisih Data Hitung KPU dan Lembaga Lain di Bawah 0,1%

Jonathan Simanjuntak
Ahli KPU Marsudi Wahyu Kisworo menjelaskan sistem soal penghitungan KPU di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/4/2024) (Foto: Jonathan Simanjuntak)

"Rata-rata error, kalau kita rata-ratakan errornya itu hanya 0,07%, jadi 0,1% aja enggak sampai perbedaan rata-rata hitung cepat dengan hitung manual," ujarnya.

Marsudi juga membandingkan data real count resmi KPU dengan tiga real count yang dipelopori oleh masyarakat sipil terpercaya. Hasilnya menunjukkan bahwa selisih data KPU dan real count masyarakat sipil juga tidak signifikan.

"Pertama dari perbedaan antara kawal Pemiu, Jaga Suara, Jaga Pemilu degan KPU juga sama, tidak terlalu jauh, yang paling tinggi di sana adalah JagaPemilu karena JagaPemilu melakukan pembulatan. Jadi angka persennya dihilangkan komanya, tapi kalau kita lihat perbedaannya tidak banyak," tutur Marsudi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Curhat Dosen ASN di Sidang MK, Gaji Minim hingga Rela Jualan di CFD

57 tahun lalu

5 Mahasiswa Gugat 2 Pasal UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat

57 tahun lalu

Serikat Pekerja-Partai Buruh Desak DPR Bentuk UU Ketenagakerjaan Baru, Tindak Lanjut Putusan MK

57 tahun lalu

Lulusan Doktor Australia Curhat Gaji Pokok Dosen Unair Cuma Rp2,6 Juta Terungkap di Sidang MK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal