AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang Selamanya, Punya Batas Waktu

Binti Mufarida
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (foto: Binti Mufarida)

Dalam kesempatan itu, AHY juga menyinggung pengalaman pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Termasuk pergantian kekuasaan setelah dua periode kepemimpinan.

“Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode,” katanya.

Karena itu, AHY meminta kader Demokrat tidak sekadar merayakan perjalanan partai selama 25 tahun. Dia mengajak seluruh kader memikirkan tanggung jawab yang harus dikerjakan pada 25 tahun berikutnya.

“Karena itu malam ini saya tidak ingin mengajak kita sekedar merayakan apa yang telah kita capai selama 25 tahun. Saya ingin mengajak kita bertanya: apa yang akan kita kerjakan setelah hari ini? 25 tahun pertama adalah sejarah. 25 tahun berikutnya adalah tanggung jawab kita,” kata AHY.

Kepada kader Demokrat yang berada di pemerintahan, AHY meminta kekuasaan digunakan untuk melayani masyarakat. Sementara kader di parlemen diminta memperjuangkan kebijakan, legislasi dan anggaran yang berpihak kepada rakyat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Diancam Penjara oleh Trump, Anggota DPR Muslimah AS Ilhan Omar: Ada Motif Politik

1 hari lalu

Trump Ingin Penjarakan Politisi Muslimah AS Ilhan Omar

8 hari lalu

AHY Respons OTT KPK di BNPB, Berharap Jadi Momentum Benahi Birokrasi

10 hari lalu

AHY Ungkap Ekonomi Digital RI Tembus 100 Miliar Dolar AS, Tapi Kesiapan Teknologi Masih Peringkat 76

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal