Airlangga Buka Suara soal Trump Incar Mineral Kritis RI

Iqbal Dwi Purnama
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto merespons permintaan AS terkait mineal kritis Indonesia dalam perjanjian dagang. (Foto: Isra Triansyah)

"Nah kita juga sudah memonitor bahwa salah satu critical mineral adalah copper, di mana perusahaan Amerika sudah investasi dari tahun 1967, yaitu Freeport McMoran. Jadi bagi Indonesia, critical mineral dan Amerika itu sesuatu yang sudah dijalankan. Jadi bukan sesuatu yang baru," ungkapnya.

Selain tembaga, pemerintah berencana membuka akses untuk berbagai komoditas mineral kritis lainnya yang menjadi incaran industri manufaktur dan pertahanan AS. Beberapa komoditas yang masuk dalam radar diskusi antara lain nikel, bauksit dan logam tanah jarang (rare earth).

"Rare earth kita juga masih dalam proses. Itu produk dari Timah," sebut Airlangga.

Pemerintah menyadari bahwa mineral kritis memiliki peran vital karena sifatnya yang sulit digantikan secara teknis maupun ekonomis, namun sangat dibutuhkan dalam skala global. Hal ini sejalan dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 296.K/MB.01/MEM.B/2023.

Airlangga menekankan bahwa ketersediaan mineral ini merupakan 'jantung' bagi banyak industri berat di Amerika Serikat yang saat ini sedang mengalami pertumbuhan pesat.

"Terhadap semua kan akses itu mereka perlukan karena itu untuk otomotif, untuk pesawat terbang, untuk roket, untuk peralatan pertahanan militer," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal