Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Badan Geologi Larang Pendakian

Binti Mufarida
Badan Geologi larang pendakian di Gunung Slamet. (IG @slametmountain)

Lebih lanjut, Lana pun membeberkan bahwa hasil pengamatan dan analisis data-data pemantauan masih menunjukkan adanya peningkatan tekanan di bawah tubuh Gunung Slamet, yang memicu munculnya gempa-gempa dangkal, yang meningkatkan kemungkinan terjadinya erupsi.

Meski begitu, Lana memastikan bahwa hingga tanggal 29 Maret 2026 tingkat aktivitas Gunung Slamet masih ditetapkan pada Level II (Waspada), dengan rekomendasi masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah puncak Gunung Slamet.

“Menyikapi peningkatan aktivitas Gunung Slamet dan potensi erupsi, agar radius rekomendasi bahaya 2 km dari puncak Gunung Slamet tidak ada aktivitas wisatawan atau pendakian. Karena erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu, utamanya untuk mencegah adanya korban apabila terjadi erupsi,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Banyak Pendaki Terjebak di Kawah Ijen saat Kebakaran 4 September 2026? Ini Faktanya!

6 hari lalu

Kawah Ijen Terbakar, Pendakian Ditutup Sementara

9 hari lalu

Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lagi, Risiko karhutla Masih Tinggi

28 hari lalu

MK Cabut Larangan Pakai Lambang Garuda di Kaos hingga Seragam, Ini Batasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal