Alasan KPK Belum Tahan Eks Wamenkumham Eddy Hiariej: Fokus ke Pemberi Suap

Nur Khabibi
Eks Wamenkumham Eddy Hiariej. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan eks Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej. Padahal, Eddy bersama dua orang dekatnya, Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi telah diumumkan sebagai tersangka pada 7 Desember 2023 lalu.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan pihaknya masih fokus mendalami dugaan pemberian suap yang dilakukan Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM) Helmut Hermawan.

"Ini kan kami proses terlebih dahulu, karena kami fokus pada penyelesaian pemberian suapnya dulu, karena itu dikasih batas waktu maksimalnya dua bulan," kata Ali, Selasa (9/1/2024).

Kendati demikian, dia menyatakan penyidik segera memanggil Eddy untuk diperiksa sebagai tersangka. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami bukti awal yang telah dikantongi penyidik.

"Pasti berikutnya nanti juga kebutuhan untuk memanggil sebagai tersangka pasti kami lakukan," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, KPK total menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi tersebut. Keempatnya yakni mantan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej; asisten pribadi Eddy Hiariej, Yogi Arie Rukmana; pengacara Yosi Andika Mulyadi; dan Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM), Helmut Hermawan.

KPK baru menahan Helmut Hermawan pada Kamis (7/12/2023) lalu.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK Bersama Sekda dan Sejumlah Pejabat Pemkab

Nasional
6 jam lalu

13 dari 27 Orang Terjaring OTT KPK di Cilacap Dibawa ke Jakarta

Nasional
7 jam lalu

Terjaring OTT KPK, Bupati Cilacap Cs Tiba di Jakarta

Nasional
7 jam lalu

KPK Sita Uang Tunai saat OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal