Alumni Perguruan Muhammadiyah: Prabowo-Gibran Tak Layak dipilih

Felldy Aslya Utama
Alumni Perguruan Muhammadiyah: Prabowo-Gibran tak layak dipilih (dok. istimewa)

Menurut Hardiansyah, dengan melihat dinamika politik yang ada, siapa pun sudah mengetahui bahwa kehadiran Prabowo dan Gibran adalah bagian dari upaya melanggengkan kekuasaan atau politik dinasti. Dengan memilih Gibran, menunjukkan Prabowo hanyalah sosok pemburu kekuasaan yang tidak memiliki jiwa kenegarawanan dan jiwa reformis.

“Dengan mengakali konstitusi untuk meloloskan Gibran menjadi cawapres dan terbukti terjadi pelanggaran etika di sana, tentu integritas pasangan ini patut untuk dipertanyakan. Dengan demikian, kami khawatir Prabowo dan Gibran hanya akan membawa harapan palsu untuk pembangunan demokrasi dan mewujudkan Indonesia maju,” ujar Hardiansyah.

Alumni Perguruan Muhammadiyah (APM) merupakan wadah komunikasi alumni perguruan Muhammadiyah seluruh Indonesia. APM sebelumnya telah mencetuskan Petisi Hapus Prabowo-Gibran (PHP Gibran) yang menyerukan agar warga dan simpatisan Muhammadiyah untuk menyelamatkan demokrasi dengan tidak memilih Prabowo dan Gibran dalam Pilpres 2024.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Prabowo Undang Eks Menlu ke Istana Sore Ini, Marty Natalegawa hingga Retno Marsudi Hadir 

Nasional
5 jam lalu

Mendiang Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dapat Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara dari Presiden Prabowo

Nasional
5 jam lalu

Cak Imin Boyong Pengurus PKB Temui Prabowo di Istana, Ini yang Mau Dibahas

Nasional
8 jam lalu

Presiden Prabowo Teken Aturan Cuti Bersama ASN 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal