Alumni Perguruan Muhammadiyah: Prabowo-Gibran Tak Layak dipilih

Felldy Aslya Utama
Alumni Perguruan Muhammadiyah: Prabowo-Gibran tak layak dipilih (dok. istimewa)

Menurut Hardiansyah, dengan melihat dinamika politik yang ada, siapa pun sudah mengetahui bahwa kehadiran Prabowo dan Gibran adalah bagian dari upaya melanggengkan kekuasaan atau politik dinasti. Dengan memilih Gibran, menunjukkan Prabowo hanyalah sosok pemburu kekuasaan yang tidak memiliki jiwa kenegarawanan dan jiwa reformis.

“Dengan mengakali konstitusi untuk meloloskan Gibran menjadi cawapres dan terbukti terjadi pelanggaran etika di sana, tentu integritas pasangan ini patut untuk dipertanyakan. Dengan demikian, kami khawatir Prabowo dan Gibran hanya akan membawa harapan palsu untuk pembangunan demokrasi dan mewujudkan Indonesia maju,” ujar Hardiansyah.

Alumni Perguruan Muhammadiyah (APM) merupakan wadah komunikasi alumni perguruan Muhammadiyah seluruh Indonesia. APM sebelumnya telah mencetuskan Petisi Hapus Prabowo-Gibran (PHP Gibran) yang menyerukan agar warga dan simpatisan Muhammadiyah untuk menyelamatkan demokrasi dengan tidak memilih Prabowo dan Gibran dalam Pilpres 2024.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Mendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah Rampung Tahun Ini 

Nasional
14 jam lalu

Tertinggi Rp105 Juta, Ini Tunjangan Hakim Ad Hoc di Era Prabowo

Nasional
16 jam lalu

Purbaya Ungkap Pesan Prabowo soal Keuangan Negara: Duit Banyak, Nggak Usah Takut

Nasional
2 hari lalu

Komisi Reformasi Polri Minta Prabowo Revisi 8 Perpol hingga 24 Perkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal