Alumni Ponpes Modern Gontor Dukung Jokowi-Ma'ruf, Ini Lima Alasannya

Djibril Muhammad
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. (Foto: Istimewa)

"Karena itu pula, kami tidak tertarik untuk melirik kepemimpinan baru yang tak menunjukkan indikasi akan menjadi lebih baik," ujarnya menegaskan.

Tak Terkait Gontor

Ruchul Ma'ani mengatakan, sikap dan pilihan politik diambil tidak mewakili Ponpes Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur. Apalagi, Gontor, lembaga pendidikan yang telah berkomitmen untuk tidak melibatkan diri dalam percaturan politik dan dukungan praktis terhadap calon tertentu sesuai dengan moto "berdiri di atas dan untuk semua golongan."

"Setahu kami, moto itu masih berlaku dan sampai saat ini masih dijunjung tinggi oleh Gontor sebagai institusi dan para pimpinan dan alumninya," katanya.

Sikap dan pilihan politik G4NKRI ini, dia mengungkapkan, bukan pula merupakan representasi dan/atau mewakili sikap dan pilihan politik keseluruhan alumni Pondok Modern Gontor yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang.

"Dalam menentukan sikap dan pilihan politiknya, G4NKRI melandaskan diri kepada peraturan perundang-undangan tentang hak setiap warga negara untuk memilih dan dipilih," ujar Ruchul Ma'ani.

Dia mengaku, sikap yang diambil G4NKRI juga telah selaras dengan 11 poin seruan yang dikeluarkan Pondok Modern Darussalam Gontor pada 20 Januari 2019 yang lalu. Seruan tersebut terkait pemilihan calon anggota legislatif dan calon presiden dan wakil presiden 2019 sebagai panduan kepada seluruh keluarga besarnya.

"Jadi perlu kami tegaskan, deklarasi ini adalah bentuk ijtihad politik yang diambil G4NKRI sebagai pemilih yang cerdas, aktif, dan bermartabat," katanya menegaskan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi bakal Safari ke Jateng, PDIP: Jangan Sombong Ganti Kandang Banteng Jadi Gajah

57 tahun lalu

Lagi, Roy Suryo Ajukan Praperadilan Gugat Polda Metro Jaya

57 tahun lalu

Kubu Jokowi Sebut Praperadilan Roy Suryo Ulur Waktu Proses Hukum: Ada Niat Lain

57 tahun lalu

Pengacara Dokter Tifa Kritik Dakwaan Jaksa: Ada Unsur Diskriminasi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal