MERAK, iNews.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banten mengeluarkan peringatan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (25/6/2018). Para nakhoda diminta meningkatkan kewaspadaan dengan terus memantau informasi terkini terkait erupsi tersebut.
Peringatan kewaspadaan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor UM.0033/17/12/KSOP.Btn-18. ”Diingatkan kepada para nakhoda kapal yang akan atau sedang berlayar di Selat Sunda untuk meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau,” bunyi pernyataan surat edaran yang ditandatangani Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banten Yefri Meidison, Senin (25/6/2018).
Kantor Kesyahbandaran juga meminta para nakhoda untuk memantau berita cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), laporan terkini mengenai erupsi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), PVMBG dan pos pengamatan gunung berapi.
”Agar para nakhoda memastikan kondisi permesinan, kemudi, peralatan navigasi, dan kelengkapan alat keselamatan kapal berfungsi dengan baik,” kata Yefri.
Gunung Anak Krakatau dua kali meletus pada Senin (25/6/2018). Berdasarkan data PVMBG, erupsi pertama terjadi pada pukul 07.14 WIB disusul yang kedua sekitar pukul 14.30 WIB.