Anak Muda Tak Boleh Sembarangan Pilih di Pemilu 2024, Ini Alasannya

Devi Ari Rahmadhani
Founder OMG Consulting dan Co-Founder Inspigo mengimbau anak muda tak salah memilih pada Pemilu 2024. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan memasuki tahun politik pada 2024 mendatang. Masyarakat dari usia 17-55 tahun akan menggunakan hak suaranya untuk memilih presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif. 

Dalam pemilu kali ini, anak muda memegang peran penting sehingga tidak boleh sembarangan dalam memilih. Berdasarkan data KPU, ada 52 persen pemilih muda pada Pemilu 2024.

“Pemilu kali ini sangat penting buat Indonesia karena lompatannya sampai 2030. Di mana tahun itu menjadi puncak dari tahun demografi. Kalau sampai kita meleset, Indonesia akan terjebak menjadi negara middle income forever,” kata Yoris Sebastian selaku Founder OMG Consulting dan Co-Founder Inspigo di Media Center Kemenpora, Rabu (22/11/2023). 

Ada dua kesalahan yang harus dihindari oleh pemilih muda pada pemilu 2024 mendatang. Pertama, golongan putih atau golput.

Sementara kelompok kedua yakni pemilih muda yang memilih presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif tanpa mengenal mereka dengan benar. Baik itu dalam rekam jejaknya selama di dunia politik, maupun kebijakan-kebijakan yang mereka rencanakan untuk direalisasikan pada masa kepemimpinannya kelak. 

“Jangan sampai anak muda melihat casing-nya. Jangan sampai anak muda hanya melihat gimick-gimick-nya,” ucap Yoris. 

Dia mengingatkan jangan sampai anak muda memilih pemimpin hanya karena memiliki paras rupawan dan masih muda sehingga akan menyuarakan kebijakan anak-anak muda saat ini. Selain itu, jangan sampai anak muda terpengaruh dengan gimik yang mendukung dan mendengarkan anak muda, namun pada kenyataannya kebijakan yang dibuat jauh dari anak muda. 

“Di luar negeri banyak lho yang mungkin secara usia dia sudah tidak muda lagi tapi dia konsisten menyuarakan suara-suara anak muda," ucap Yoris.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Marak Penyalahgunaan Gas Tertawa N2O di Kalangan Anak Muda, BNN Ungkap Bahayanya!

Nasional
18 hari lalu

KPU RI Ungkap Salinan Ijazah Jokowi Pernah Ditayangkan ke Publik saat Pilpres

Nasional
18 hari lalu

KIP Gelar Sidang Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Periksa KPU dan Polda

Nasional
25 hari lalu

Respons KPU soal KIP Kabulkan Gugatan Bonatua terkait Sengketa Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal