Mendengar alasan tersebut, Yanuar menilai keberadaan CCTV di rumah dinas juga penting untuk pengamanan. Dia kemudian menanyakan urgensi pemasangan kamera pengawas di lokasi tersebut.
"Menurut Anda penting enggak ada CCTV di situ untuk pengamanan?" tanya Yanuar.
"Penting, Bapak," jawab Wisnu.
"Kenapa enggak dipasang? Hah? Apa hanya untuk menutup-nutupi memberikan fasilitas kepada warga binaan?" sergah Yanuar.
"Tidak, Bapak," jawab Wisnu singkat.
Yanuar kemudian menyoroti tidak adanya pengajuan anggaran untuk pemasangan CCTV di titik-titik tersebut selama tiga tahun masa jabatan Wisnu sebagai Kalapas Cibinong.
"Kan aneh, Anda 3 tahun di sana, ada 3 periodik anggaran, Anda tidak mengajukan untuk pemasangan CCTV. Kan konyol namanya ini," tuturnya.
Menurut Yanuar, keberadaan CCTV di area vital diperlukan untuk mengetahui aktivitas yang terjadi di sekitar rumah dinas, termasuk terkait temuan Ombudsman RI.
"Padahal kalau itu ada, selesai kok. Kita tahu siapa yang keluar masuk di situ, siapa yang angkat-angkat barang di sana. Iya, kan? Ini kita harus jelaskan ke publik, Pak, sejelas-jelasnya, seterang-terangnya," pungkasnya.