Anggota Komisi I DPR Berdebat soal Panglima TNI dan Menhan Tidak Hadiri Undangan Rapat

Kiswondari
Ilustrasi, Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Dok. Sindo Media).

Sedangkan, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Gerindra Wihadi Wiyanto menilai rapat dengan Wamenhan tidak masalah. Dia menyarankan agar rapat bisa dilanjutkan sambil menunggu Kasum TNI.

Sementara, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, Komisi I merupakan salah satu komisi sangat strategis bagi kepentingan bangsa dan negara. Dia mengusulkan agar semua yang berkepentingan sebaiknya hadir agar rapat bisa dilanjutkan.

“Sebaiknya kita menunggu semuanya yang berkepentingan hadir dulu baru setelahnya kita putuskan,” ucapnya.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Gerindra Rachel Maryam meminta rapat segera dilanjutkan, tidak perlu menunggu kehadiran Panglima TNI dan Menhan. Menurutnya, rapat siang ini cukup diwakili Wamenhan.

Sementara itu, sejumlah anggota Komisi I juga mendesak kehadiran kepala staf dari tiga matra TNI. Wamenhan Herindra kemudian menjelaskan, sesuai undangan rapat, yang diundang hanya Menhan dan Panglima TNI. 

"Jadi tidak ada undangan yang ditujukan pada tiga Kepala Staf dari tiga matra TNI," katanya.

Rapat akhirnya diputuskan untuk diskors untuk menyamai pandangan antarfraksi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
18 jam lalu

Masuk Bursa Calon Panglima TNI, Jenderal Maruli Ungkap Banyak yang WA soal Isu Pergantian

2 hari lalu

Wamensesneg Buka Suara soal Surpres Pergantian Panglima TNI

3 hari lalu

Dasco: Presiden Belum akan Ganti Panglima TNI

3 hari lalu

Kata KSAD Jenderal Maruli soal Namanya Masuk Bursa Calon Panglima TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal