Anjlok! Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.346 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Rupiah ditutup melemah 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.346 per dolar AS pada perdagangan hari ini. (Foto: iNews.id)

Trump telah berulang kali meminta negara lain untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz, meskipun sekutu utama AS sebagian besar menolak untuk membantu. Dia terlihat mengecam anggota NATO karena tidak membantu AS dan Israel secara militer selama konflik tersebut.

Perundingan antara AS dan Iran sebagian besar gagal di tengah ketidaksepakatan mengenai aktivitas nuklir Iran. Meskipun Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, kedua pihak menolak upaya apa pun untuk menengahi pembicaraan.

Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengucapkan selamat kepada Kevin Warsh karena telah melewati tahap pertama dalam perjalanannya untuk menjadi penggantinya sebagai Ketua Fed. Dia mengatakan bahwa akan tetap menjabat sebagai gubernur sampai tekanan politik mereda, dan menambahkan "independensi Fed berada dalam risiko."

Dari sentimen domestik, harga minyak mentah dunia terus mengalami kenaikan (Brent Crude Oil 122 dolar AS per barel dan WTI Crude Oil 108 dolar AS per barel). Kenaikan ini membuat kebutuhan dolar AS untuk pembelian minyak mentah sebesar 1,5 juta barel per hari semakin tinggi.

"Tingginya harga minyak diproyeksikan dapat menambah tekanan neraca transaksi berjalan dan menggerus ketahanan fiskal. Beban subsidi akibat kenaikan harga minyak juga diestimasikan bakal menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026," ungkap Ibrahim.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Melemah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Airlangga: Itu Tugas BI Menjaga

57 tahun lalu

BI Ungkap Penyebab Rupiah Anjlok Sentuh Rp17.300 per Dolar AS

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal