Mengenai kemungkinan pembatasan porsi kepemilikan saham HSC atau saham konglomerasi berkapitalisasi pasar besar (big cap) dalam portofolio reksa dana, Iding menyebut hingga saat ini belum ada regulasi tertulis yang mengatur hal tersebut.
Meski demikian, saham HSC secara otomatis tidak masuk dalam acuan produk investasi berbasis indeks utama BEI.
“Sejauh ini belum ada. Tapi secara otomatis reksa dana yang tracking indeks utama BEI, tidak akan memasukkan saham HSC,” ungkap Iding.
Sementara itu, BEI masih menghitung kebutuhan arus dana masuk (inflow) untuk menopang pemulihan IHSG ke level sebelum pengumuman MSCI. Bursa juga masih mengkalkulasi kapasitas investasi institusi domestik yang berpotensi dimobilisasi.