Arahan Prabowo, Pemerintah Awasi Ketat Spesies Invasif di Indonesia

Felldy Aslya Utama
Menhut Raja Juli Antoni dan Kepala Barantin Abdul Kadir Karding (dok. Kemenhut)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan meningkatkan pengawasan terhadap spesies invasif. Pasalnya, spesies invasif baik hewan maupun tumbuhan mengganggu ekosistem lokal.

Penguatan ini salah satunya ditandai dengan adanya penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin).

Menhut Raja Juli Antoni menegaskan, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghapus sekat dan ego sektoral antarlembaga.

“Karena satu kementerian dengan yang lain itu saling tersambung, kalau ada yang mampet di satu sektor, banyak sektor lain yang tidak bisa bergerak,” kata Menhut dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

“Kita mulai kerja koordinatif dan kolaboratif untuk sama-sama mengamankan Indonesia kita, mengamankan biodiversitas kita, dan mengamankan kekayaan negara kita,” lanjutnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tegas! Pemerintah Bekukan Izin 5 Perusahaan di Kalbar Imbas Karhutla

3 hari lalu

Operasi Modifikasi Cuaca Diperkuat Hadapi Karhutla di Jambi, Ada Potensi Hujan 10-15 September

4 hari lalu

Titik Api Karhutla Kalbar-Kalteng Melonjak, Jadi Prioritas Penanganan Nasional

5 hari lalu

September Jadi Puncak Karhutla, Pemerintah Maksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca dan Water Bombing 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal