Arief Poyuono Bela Jokowi Soal Beda Mudik dan Pulang Kampung

Sindonews
Rico Afrido Simanjuntak
Waketum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Mudik dan pulang kampung yang dimaknai berbeda oleh Presiden Joko Widodo menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebut istilah mudik berbeda dengan pulang kampung seperti penjelasan Jokowi.

Awalnya Arief mengatakan mudik bisa diartikan dengan pulang kampung karena mudik berasal dari kata udik yang artinya kampung. Tapi menurutnya mudik sesuai Bahasa Jawa ngoko memiliki makna pulang sebentar yang biasa dilakukan saat hari raya seperti Natal dan Lebaran.

"Istilah mudik sering digunakan saat hari raya seperti Lebaran, Natal, dan Imlek," ucapnya di Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Sementara itu pulang kampung menurutnya bisa dilakukan setiap saat selain hari raya. Misal untuk menghadiri acara hajatan keluarga di Kampung dan lain sebagainya.

Baginya pulang kampung bisa jadi bermakna kembali ke kampung halaman karena kehilangan pekerjaan atau penghasilan di kota. Seperti yang terjadi di masa pandemi corona ini.

"Mereka akan kembali ke kota kalau ada pekerjaan lagi. Jadi benar yang dijelaskan Pak Jokowi, tapi banyak politisasi seperti tidak ada kerjaan saja," katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pelindo Catat 3 Pelabuhan Terpadat selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Apa Saja?

57 tahun lalu

Hati-Hati, Hujan Warnai ‎Arus Balik di Tol Cipali Malam Ini

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Kedua, 11.776 Kendaraan Tinggalkan Tasikmalaya via Lingkar Gentong

57 tahun lalu

Arus Mudik-Balik Lebaran Terkendali, Menteri PU: Berkat Infrastruktur hingga WFA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal