Asal Usul Hari Natal hingga Makna Perayaannya

Inas Rifqia Lainufar
Asal usul hari Natal. (Foto: Freepik)

Lantas, bagaimana awal mula perayaan tersebut digelar di dunia? Simak ulasannya berikut ini.

Asal Usul Hari Natal

Dilansir dari laman Britannica, Jumat (22/12/2023), istilah ‘Natal’ atau misa pada hari Kristus berasal dari zaman yang cukup baru. Sebelumnya, perayaan serupa disebut sebagai ‘Yule’ yang mengacu pada hari raya titik balik matahari musim dingin. 

Menurut situs History, Yule dirayakan oleh bangsa Norse di Skandinavia di setiap tanggal 21 desember. Pada tanggal tersebut, terdapat fenomena titik balik matahari musim dingin hingga Januari. 

Untuk merayakan kembalinya matahari, para ayah dan anak laki-laki akan membawa pulang batang kayu besar, yang kemudian dibakar. Orang-orang akan berpesta sampai kayu tersebut habis terbakar hingga 12 hari. 

Sebagian besar ternak juga disembelih sehingga mereka tidak perlu diberi makan selama musim dingin. Bagi banyak orang, ini adalah satu-satunya waktu dalam setahun ketika mereka memiliki persediaan daging segar. 

Editor : Simon Iqbal Fahlevi
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Ungkap Rakyat Indonesia Paling Bahagia di Dunia: Ini Mengharukan

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Ucapkan Selamat Natal, Ajak Masyarakat Doakan Korban Bencana Sumatra

Nasional
1 bulan lalu

Menag Nasaruddin Umar: Natal Momentum Wujudkan Solidaritas Nyata bagi Bangsa

Nasional
1 bulan lalu

Amran Pastikan Pasokan Pangan Aman: Jangan Manfaatkan Momen Nataru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal