Asap Karhutla Masih Berbahaya, Menkes Minta Warga Tetap di Rumah!

Mei Sada Sirait
Menkes Budi mengingatkan masyarakat terdampak asap karhutla agar di rumah saja. (Foto: Mei Sada Sirait)

Menkes menjelaskan, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pneumonia dapat ditangani di puskesmas sesuai kondisi pasien. Sementara itu, pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut akan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medis.

Kemenkes juga menyiapkan obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah terdampak. Persediaan tersebut mencakup obat untuk mengatasi gejala, obat batuk, serta multivitamin sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Budi menegaskan, penanganan pasien yang mengalami gangguan pernapasan harus dilakukan sesuai kondisi klinisnya. Pasien yang membutuhkan dukungan oksigen akan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medis.

"Kalau dia sudah pakai masker, dia terekspos, harus rawat, rawat pertamanya dengan oksigenasi," ucapnya.

Pemerintah berharap kualitas udara di wilayah terdampak terus membaik, terutama jika musim hujan mulai tiba. Namun, selama polusi asap karhutla masih berada pada tingkat berbahaya, masyarakat diminta tetap waspada, membatasi paparan asap, dan memprioritaskan kesehatan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
19 jam lalu

Negara Asing Olok-Olok Karhutla RI, Prabowo: Padahal Perusahaan Mereka di Sini Melanggar!

20 jam lalu

Teks Khutbah Jumat 23 Oktober 2026 Singkat Bikin Menangis: Karhutla dan Dosa Ekologis

22 jam lalu

98 Perusahaan Diselidiki terkait Karhutla, Polri Temukan Indikasi Keterlibatan Asing

23 jam lalu

Spanduk All Eyes on Karhutla Dilarang di Stadion Patriot, Suporter Persija Menolak Copot!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal