"Asosiasi PIDI-PIDGI memandang momentum ini sebagai ruang berharga untuk saling melengkapi perspektif dan memperkuat penyelenggaraan Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi Indonesia. Upaya ini bukan untuk mencari pihak yang dipersalahkan, melainkan untuk memastikan sistem yang semakin aman, responsif, dan berpihak pada keselamatan serta kesejahteraan peserta," tulisnya.
Karena itu, PIDI-PIDGI mengajak Kementerian Kesehatan untuk duduk bersama membahas penguatan sistem penyelenggaraan program internsip, termasuk meningkatkan komunikasi antara seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Kementerian Kesehatan, Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI) di tingkat provinsi, wahana pendidikan, pendamping, hingga peserta.
Asosiasi menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para peserta internship dan mengawal agar program berjalan dengan mengutamakan keselamatan, kesejahteraan, serta martabat setiap dokter muda yang menjalani masa internship.
Di akhir pernyataannya, PIDI-PIDGI mengajak masyarakat ikut mengawal proses penguatan sistem internship agar berlangsung secara transparan dan tetap mengedepankan keselamatan seluruh peserta, sembari mendoakan almarhumah dr Siti Zahra Maghfira dan dr Muhamad Zulfikar Drakel memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.