Awal Waktu Subuh Ditambah 8 Menit, Ini Penjelasan Muhammadiyah

Kurnia Illahi
Ilustrasi, Muhammadiyah menetapkan awal waktu subuh bertambah delapan menit (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Muhammadiyah menetapkan awal waktu subuh bertambah delapan menit. Penetapan tersebut berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Tarjih ke-13 Tahun 2020 yang dihadiri ulama Muhammadiyah membahas titik ketinggian matahari di bawah ufuk saat fajar. 

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar menjelaskan, ketinggian matahari berada di -18 derajat di bawah ufuk. Keputusan ini sekaligus mengoreksi sebelumnya -20 derajat.

Menurutnya, penentuan waktu terbit fajar merupakan persoalan yang sangat penting karena berkaitan dengan empat jenis ibadah yang meliputi, penentuan awal salat subuh, akhir salat witir, awal ibadah puasa, dan akhir wukuf di Arafah.

“Mengapa Majelis Tarjih mengangkat persoalan ini karena banyaknya pertanyaan, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di berbagai belahan dunia, misalnya di Maroko sejumlah pemuda dengan sengaja menyantap makanan di bulan Ramadan pada saat azan subuh berkumandang sebagai sikap protes bahwa jadwal resmi masih terlalu pagi,” ujar Syamsul dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Minggu (14/3/2021).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Ketua PP Muhammadiyah: Beda Tanggal Lebaran Bukan Berarti Tak Taat ke Pemerintah

Nasional
16 hari lalu

Idulfitri 1447 H, Haedar Nashir Ajak Umat Saling Peduli dan Rekatkan Persaudaraan

Seleb
16 hari lalu

Wanda Hamidah Rayakan Lebaran 2026 Hari Ini: Kami Puasa Duluan

Megapolitan
16 hari lalu

Jemaah Salat Idulfitri PP Muhammadiyah Membeludak ke Jalan Menteng Raya, Lalin Ditutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal