Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Binti Mufarida
Ilustrasi gelombang tinggi (foto: Pixabay)

Di sisi lain, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini lebih dipengaruhi oleh Monsun Australia serta aktivitas fenomena atmosfer tropis lainnya.

“Saat ini, Monsun Australia menguat, membawa massa udara kering sehingga beberapa wilayah mulai memasuki peralihan ke musim kemarau. Namun, fenomena tropis seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Rossby masih aktif dan dapat memicu hujan lokal,” kata Guswanto.

BMKG kembali mengingatkan bahwa wilayah Aceh Barat dan Aceh Utara menjadi daerah yang paling berpotensi terdampak langsung oleh dinamika cuaca dari Teluk Benggala.

“Nelayan diimbau tidak melaut karena gelombang bisa mencapai 4 meter,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

235 Gempa Susulan Guncang NTT usai Gempa M7,7, Terbesar M6,2

3 hari lalu

Dampak Gempa M 7,7 NTT, Pelabuhan Maumere hingga Hotel di Labuan Bajo Rusak

3 hari lalu

Guncangan Kuat Gempa M 7,7 NTT: Warga Panik Berlarian, Satu Orang Tertimbun Bangunan

3 hari lalu

Istana Pastikan Kesiagaan Penuh usai Gempa Besar M7,7 Guncang NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal