Badai Menerjang Pangandaran, BMKG Bandung: Waspada Cuaca Ekstrem 3 Hari ke Depan

Agus Warsudi
Kondisi Pantai Pangandaran yang diterjang badai akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/5/2025). (Foto: MPI/Agus Warsudi)

"Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang pada malam hari," ujar Rahayu.

Kepala BMKG Bandung menuturkan, berdasarkan pola angin lapisan 700-500 mb, terpantau adanya pola konvergensi dan shearline di Jawa Barat. Kondisi ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan di wilayah Jawa Barat.

Kemudian, suhu muka laut di perairan Indonesia relatif hangat yang mengindikasikan suplai uap air ke wilayah Jawa Barat. Terkait soal kelembapan udara, di wilayah Jawa Barat pada lapisan 850-500 mb, berkisar antara 60-95 persen.

"Labilitas atmosfer secara umum pada kategori ringan hingga kuat, mengindikasikan ada potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal," tuturnya.

Rahayu mengatakan berdasarkan pantauan citra satelit, terpantau pertumbuhan awan di wilayah Kabupaten Pangandaran pada 20 Mei 2025 pukul 19.30 WIB dengan pergerakan ke arah barat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
23 jam lalu

Siklon Tropis Haishen Mengintai di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia

5 hari lalu

Wagub Jabar Erwan Sebut LGBT Kian Marak, Termasuk di Kalangan ASN

6 hari lalu

Wakil Ketua DPR Respons Wacana Perubahan Nama Jawa Barat: Fokus Kerja Membangun Daerah

7 hari lalu

Dede Yusuf Tak Setuju Nama Jabar Diganti Tatar Sunda: Belum Perlu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal