Badan Geologi: Retakan Anak Krakatau Normal, Tak Perlu Dikhawatirkan

Aditya Pratama
Pemandangan dari udara letusan Gunung Anak Krakatau pada Minggu (23/12/2018). (Foto: Dok KKP).

Untuk diketahui, pada 26 Desember 2018 terjadi letusan besar yang menyebabkan longsoran besar dan menghancurkan seluruh puncak Gunung Anak Krakatau. Runtuhnya seluruh puncak dan sebagian besar tubuh tersebut tidak menimbulkan tsunami.

"Adapun yang disinyalir sebagai adanya retakan di lereng Gunung Anak Krakatau, hal itu merupakan sisa-sisa dari proses runtuhan yang disebabkan letusan 26 Desember 2018, dan itu adalah hal yang wajar di dalam letusan gunungapi. Tidak perlu dikhawatirkan," kata Rudy.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
17 jam lalu

Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Enggano Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami

18 jam lalu

Awal November Masih Panas dan Kering, Bagaimana Potensi Hujan di Indonesia?

2 hari lalu

Gempa M6,4 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Dipicu Deformasi Lempeng di Laut Banda

2 hari lalu

Istri Jurnalis iNews Hilang Kontak: Terima Kasih atas Perhatiannya, Semoga Ada Titik Terang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal