JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menawarkan para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk menggarap 110 blok migas baru yang akan segera ditenderkan oleh pemerintah.
Menurut Bahlil, peluang tersebut terbuka luas bagi pelaku usaha, termasuk anggota HIPMI, yang ingin masuk ke sektor hulu migas. Ia menegaskan pemerintah mendorong partisipasi dunia usaha nasional agar sektor energi tidak hanya bergantung pada pemain lama.
"Ada sekitar 110 blok minyak baru yang bisa kita dorong untuk ditenderkan, ini kalau pengusaha HIPMI, kalian mau main minyak, nah ini ada 110 blok baru," ujarnya dalam acara Sidang Dewan Pleno DPP HIPMI, dikutip Minggu (16/2/2026).
Bahlil juga menginstruksikan SKK Migas dan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mengubah pola distribusi proyek. Ia meminta proyek bernilai di bawah Rp100 miliar tidak lagi dikerjakan oleh perusahaan berbasis di Jakarta, melainkan diprioritaskan bagi pelaku usaha lokal di daerah lokasi proyek.
"Saya sudah perintahkan, untuk proyek di bawah Rp100 miliar, tidak boleh pekerjaan itu dikerjakan oleh orang Jakarta, kasih pekerjaan itu kepada anak-anak daerah di mana lokasi itu ada. Itu sebagai bentuk afirmatif saya, sebagai menteri ESDM," tambahnya.