Bahlil Hitung Ulang Anggaran Subsidi Energi usai Selat Hormuz Ditutup

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menghitung ulang porsi anggaran subsidi energi usai eskalasi konflik Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran. Sebab, Iran menutup Selat Hormuz yang merupakan akses tanker minyak global.

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, situasi tersebut memberikan dampak pada tersendatnya pasokan minyak RI yang selama ini datangkan dari Timur Tengah. 

Bahlil menjelaskan, dampak dari eskalasi konflik tersebut mengerek harga minyak mentah dunia yang bahkan telah melampaui dari target APBN. Harga minyak mentah di pasar Asia sendiri melonjak di level 80-81 dolar AS per barel, per Senin (2/3/2026).

Sementara asumsi harga minyak dalam APBN, dikatakan Bahlil hanya sebesar 70 dolar AS per barel. Selisih harga inilah yang berpotensi membuat anggaran subsidi energi membengkak akibat perang Iran melawan AS dan Israel.

"Ini yang akan kita harus hati-hati, berdampak pada kenaikan subsidi yang akan ditanggung oleh negara. Tapi di sisi lain dengan kenaikan harga ICP itu juga negara mendapatkan pendapatan. Karena kan kita berkontribusi kan kurang lebih sekitar 600.000 barel sampai 600.000 lebih barel per day," ungkap Bahlil  dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (3/3/2026).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Cadangan Pertalite Capai 16–18 Hari

1 hari lalu

Pasokan BBM Bali Kembali Normal, Bahlil Siapkan Cadangan untuk 15 Hari

1 hari lalu

Bahlil Pastikan SPBU di Bali Normal, Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi 15 Hari

1 hari lalu

Bahlil Minta Pertamina Tambah Kapal Angkut BBM ke Bali Buntut Kelangkaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal