Bahlil Ungkap 10.000 Desa Belum Terjangkau Listrik, Ini Tantangannya

Iqbal Dwi Purnama
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

Dia menyebut, pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dari agenda pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi.

Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar swasembada energi menjadi salah satu prioritas pemerintah selain swasembada pangan. Menurutnya, listrik menjadi salah satu komponen utama dalam mewujudkan agenda tersebut.

"Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kepada kami bahwa salah satu poin penting di Asta Cita, selain daripada swasembada pangan, adalah swasembada energi. Dan motor daripada swasembada energi ini salah satu di antaranya adalah listrik," kata Bahlil.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah memasukkan rencana pembangunan kapasitas pembangkit dan jaringan listrik dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

Bahlil menyebut RUPTL tersebut memprogramkan pembangunan pembangkit listrik sebesar 69,5 gigawatt (GW) hingga 2034. Sebanyak 70 persen dari tambahan kapasitas tersebut diarahkan berasal dari energi baru terbarukan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 jam lalu

Bahlil bakal Pangkas Birokrasi demi Kejar PLTS 100 GW: Nggak Usah Terlalu Mutar-Mutar

4 jam lalu

Bahlil Ungkap Alasan Belum Teken Kesepakatan Jaringan Listrik ASEAN

7 jam lalu

Bahlil Ungkap Rencana Sulap Batu Bara Kalori Rendah jadi Gas dan BBM

13 jam lalu

Bahlil Siapkan Peta Jalan BBM Campur Etanol, E20 Ditargetkan Mulai 2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal