Selain pembangkit, pemerintah juga menyiapkan pembangunan jaringan transmisi sekitar 48.000 kilometer sirkuit.
Bahlil menilai kebutuhan investasi di sektor ketenagalistrikan tersebut sekaligus membuka peluang bagi dunia usaha untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur energi Indonesia.
Di sisi lain, pemerintah juga mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 GW sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan.