Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Iqbal Dwi Purnama
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan impor BBM dari AS membutuhkan waktu yang lebih panjang dibanding dari Timur Tengah. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan impor bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat (AS) membutuhkan waktu yang lebih panjang dibanding dari Timur Tengah. Selisih waktu pengiriman minyak mentah dari kedua mencapai 20 hari. 

Bahlil menjelaskan, pengiriman minyak dari Timur Tengah memerlukan waktu 2-3 minggu paling lama untuk sampai ke Indonesia. Sementara, minyak impor dari AS memerlukan waktu pengiriman hingga 40 hari untuk bisa tiba di Tanah Air.

"Memang tantangannya adalah kalau dari Amerika lebih lama, mencapai 40 hari. Kalau dari Middle East (Timur Tengah) itu 2-3 minggu. Tetapi sekarang kita bikin kontrak jangka panjang," kata Bahlil dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta dikutip, Sabtu (14/3/2026).

Bahlil menjelaskan, total impor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah mencapai 20 persen dari total impor minyak di Indonesia. Sementara, sisanya didapatkan dari sumber-sumber lain termasuk dari produksi dalam negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Pertamina Cari Sumber Impor Minyak Baru imbas Selat Hormuz Ditutup

Video
4 hari lalu

Prabowo Ingatkan Pentingnya Kemandirian Energi, Target Lepas Ketergantungan Impor BBM

Nasional
4 hari lalu

Prabowo Optimistis RI Tak Lagi Bergantung Impor BBM, Manfaatkan Sawit hingga Tebu

Nasional
11 hari lalu

Pemerintah Alihkan Impor Minyak ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal