Bamsoet Minta Pemerintah Gerak Cepat Amankan Bahan Baku Vaksin Covid-19

Felldy Aslya Utama
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Foto: ist)

Bamsoet berpendapat, jumlah tersebut hanya bisa menjangkau 130 juta penduduk Indonesia. Sedangkan kekebalan kelompok (herd immunity) yang ideal yakni 70 persen dari total penduduk.

"Artinya, minimal jumlah penduduk Indonesia yang harus menerima dua kali vaksinasi mencapai 170 juta jiwa," ucap mantan Ketua DPR ini.

Durasi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, Bamsoet memaparkan, membuat permintaan dan penawaran akan vaksin Covid-19 menjadi tidak berimbang. Dengan asumsi 7,8 miliar warga dunia harus divaksinasi, volume kebutuhannya jelas sangat besar. Namun, saat ini kapasitas produksi pada tingkat global pun masih sangat terbatas.

"Tingginya permintaan dunia akan vaksin corona bersifat sangat mendesak, sejalan dengan peningkatan signifikan jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia. Jumlah orang yang terinfeksi sudah melampaui angka 25 juta. Gerak cepat sangat diperlukan karena produsen vaksin Corona di negara lain pun diperkirakan terus berbelanja bahan baku vaksin," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
16 hari lalu

Pesan Prabowo saat Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Jadilah Pelita Harapan bagi Masyarakat

25 hari lalu

Prabowo Ungkap Berhasil Selesaikan 110 Masalah dalam 18 Bulan: Bukan Prestasi Kecil 

1 bulan lalu

Prabowo: Indonesia Tak Mungkin Makmur kalau Korupsi Masih Merajalela

1 bulan lalu

Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Pemerintah: Kampanyekan Indonesia Chaos di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal