Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur
Advertisement . Scroll to see content

Dodol Wajik Sangihe, Kuliner Tradisional Dibuat dengan Cara Turun-temurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:39:00 WIB
Dodol Wajik Sangihe, Kuliner Tradisional Dibuat dengan Cara Turun-temurun
Dodol wajik menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kepulauan Sangihe yang masih digemari masyarakat Sulawesi Utara dan daerah lainnya. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

SANGIHE, iNews.id - Dodol wajik menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kepulauan Sangihe yang masih digemari masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) hingga daerah lainnya. Penganan bercita rasa manis dan legit ini dibuat secara tradisional dan membutuhkan ketelitian serta kesabaran karena harus terus diaduk hingga teksturnya mengental.

Dodol wajik, biasanya disajikan dalam berbagai kegiatan masyarakat Nusa Utara, Sulut. Penganan ini kerap hadir dalam acara adat Tulude, perayaan tahun baru, hingga syukuran keluarga.

Salah satu warga asal Biaro, Kepulauan Sitaro, Anti Paransi masih mempertahankan cara pembuatan dodol wajik secara turun-temurun. Kini tinggal di Kelurahan Madidir Unet, Kota Bitung, Anti tetap menggunakan metode tradisional dalam membuat penganan tersebut.

"Dodol terbuat dari beras ketan dicampur dengan beras biasa. Ini dibuat khusus nanti ada acara seperti Turude, syukuran keluarga," kata Anti, Kamis (13/8/2026). 

Dibuat Menggunakan Tungku Tradisional

Proses pembuatan dodol wajik menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kepulauan Sangihe yang masih digemari masyarakat. (Foto: iNews).
Proses pembuatan dodol wajik menjadi salah satu kuliner tradisional khas Kepulauan Sangihe yang masih digemari masyarakat. (Foto: iNews).

Dalam proses pembuatannya, Anti masih menggunakan pelepah kelapa dan kayu kering sebagai bahan bakar. Adonan dimasak menggunakan kuali hingga mencapai tingkat kematangan dan kekentalan yang sesuai.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut