Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa untuk Orang Miskin Diotak-atik?

Felldy Aslya Utama
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah menolak usulan Wapres JK terkait pemangkasan subsidi BBM. (Foto: iNews.id/Felldy)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah menolak usulan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) yang meminta pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) imbas krisis energi saat ini.

"Kalau subsidi BBM dikurangi kami nggak setuju," ucap Said di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Diketahui, JK menyampaikan usulan tersebut agar subsidi pemerintah tidak tergerus dengan defisit karena harus menanggung subsidi BBM masyarakat, sehingga tidak terjadi kenaikan harga.

Said menyebut, tidak hanya Indonesia, setiap negara juga pasti terbebani dengan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi saat ini. Namun, ia menilai kenapa harus kebijakan untuk membantu rakyat yang perlu diubah.

"Kenapa kita mengotak-atik subsidi? Kenapa kita tidak bicara terhadap harga non-subsidi yang sampai sekarang belum naik? Kenapa yang untuk orang miskin yang diotak-atik? Jangan dong," ujarnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 31 Agustus 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

19 jam lalu

BNPB Lapor Listrik dan BBM Mulai Pulih Pascagempa NTT

1 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 30 Agustus 2026, Ada yang Naik?

3 hari lalu

Rumah Warga Rusak akibat Gempa NTT, JK Dorong Rekonstruksi Libatkan Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal