Banjir Bandang NTT Jadi Bencana Nasional? Ini Kata Menko PMK

Fahreza Rizky
Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto Antara).

Ketua PP Muhammadiyah itu mendapat informasi jumlah korban meninggal pada bencana banjir bandang di Flores Timur (Flotim) menjadi 50 orang, bertambah dari temuan sebelumnya. Informasi itu didapatnya dari Kepala BNPB Doni Monardo.

"Pak Doni barusan memberi tahu saya, korban meninggal ditemukan menjadi lima puluhan," kata Muhadjir.

Sebelumnya, BPBD setempat melaporkan data sementara yang menyebutkan 41 warga meninggal dunia, 9 luka-luka dan 27 hilang. BPBD terus melakukan pendataan dan memverifikasi data lapangan untuk pemutakhiran selanjutnya.

Banjir bandang melanda empat desa di tiga kecamatan, Kabupaten Flotim, Nusa Tenggara Timur. Wilayah terdampak antara lain Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.

Di samping korban jiwa, banjir bandang berakibat pada 5 jembatan putus dan puluhan rumah warga tertimbun lumpur, seperti di Desa Nelelamadike, dan puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat.

Berdasarkan laporan BPBD, insiden banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Tragedi 6 Petugas Gugur di Gunung Bromo, BNPB Evaluasi SOP Pemadaman Karhutla

1 hari lalu

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan OMC Tangani Karhutla Way Kambas

2 hari lalu

BNPB: 17.942 Hektare Karhutla Belum Padam, Kalteng Prioritas Penanganan

2 hari lalu

Karhutla Way Kambas Belum Padam, 350 Personel Dikerahkan hingga ke Titik Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal