Bansos Covid Diduga Disunat Rp100.000, KPK Minta Masyarakat Lapor Rincian Paket Sembako

Okezone
Ariedwi Satrio
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memberikan keterangan pers mengenai penahanan tersangka korupsi PT DI, Selasa (3/11/2020). (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengaku menerima informasi bukan hanya Jabodetabek yang jatah bansosnya disunat. Masyarakat di luar Jabodetabek menerima bansos yang tidak layak.

Pria disapa Alex ini mengaku sudah mendapatkan informasi jatah bansos dari pemerintah senilai Rp300.000 dipotong menjadi Rp200.000. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat yang menerima bansos melaporkan rincian paket sembako yang diterima.

"Sudah ada (laporan) beberapa daerah dari pegiat antikorupsi, KPK juga mau menelusuri juga. Saya penasaran juga isi bansosnya apa aja, foto-fotonya itu, tolong dong," kata Alex di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2020).

"Kita butuh masukan itu, untuk memastikan berapa nilai barang, kalau betul seperti yang tadi, maksimal Rp200.00, ini kan ada 100.000, 100.000 keuntungan dibagi-bagi, ada 20 juta paket, artinya 2 triliun (disunat) dari proyek 6 trilun, ini kita bicara berandai-andai ya," imbuhnya.

Kendati telah menerima informasi adanya dugaan pemotongan sekira Rp100.000 dari setiap paket bansos, Alex mengatakan itu baru sebatas informasi. Kedepannya, ditekankan Alex, KPK berjanji akan mencari bukti-bukti yang valid.

"Nah ini kita dalami dengan bukti yang riil konkret, jadi jangan dari rumor, kalau dari rumor susah kita. Misalnya minyaknya mie apa kita lihat harganya produksinya berapa kan gitu, jangan-jangan tepung doang enggak ada nilai gizinya. Ya kan kelihatan tega bener, sudah masyarakat sedang susah," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Jenguk Suami, Istri Noel Ebenezer Sebut Yaqut Tak Terlihat di Rutan KPK

Nasional
6 jam lalu

Lebaran, Rutan KPK Ramai Dikunjungi Para Keluarga Tahanan

Nasional
13 jam lalu

Momen Tahanan KPK Salat Id di Gedung Merah Putih, Eks Menag Yaqut Tak Tampak

Buletin
4 hari lalu

Senyum Gus Alex saat Ditahan KPK, Buka Suara soal Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal